Uji T Satu Sampel
Published on: 11 Apr 2026

Titik.
Uji T Satu Sampel
Kegiatan Literasi Statistik Series 8 diselenggarakan pada Rabu, 8 April 2026, dengan mengangkat tema "Uji T Satu Sampel". Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program Literasi Statistik yang secara konsisten diselenggarakan untuk meningkatkan kompetensi mahasiswa dalam memahami dan menerapkan berbagai metode analisis statistik. Tema yang diangkat pada kegiatan ini dipilih karena uji t satu sampel merupakan salah satu metode statistik inferensial yang sering digunakan dalam berbagai penelitian, baik di bidang sosial, ekonomi, pendidikan, pemerintahan, maupun sains. Oleh karena itu, melalui kegiatan ini peserta diharapkan tidak hanya memahami konsep dasar uji statistik, tetapi juga mampu menerapkannya dalam proses analisis data secara benar sehingga hasil penelitian yang diperoleh dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.
Pada kegiatan ini, Bapak Novian Tamara, S.Si., M.Si. dan Bapak Dhymas Adhyza Rayhan, S.Tr.Stat. dari BPS Kabupaten Serang hadir sebagai narasumber. Kedua narasumber menyampaikan materi secara sistematis, komunikatif, dan mudah dipahami dengan memadukan penjelasan teori, contoh kasus, serta praktik secara langsung. Materi diawali dengan pembahasan mengenai konsep dasar statistik inferensial dan pengujian hipotesis sebagai dasar dalam melakukan analisis data. Selanjutnya, narasumber menjelaskan pengertian uji t satu sampel, tujuan penggunaannya, asumsi-asumsi yang harus dipenuhi sebelum analisis dilakukan, serta kondisi-kondisi penelitian yang sesuai untuk menggunakan metode tersebut. Penjelasan tersebut dilengkapi dengan berbagai contoh kasus sederhana sehingga peserta dapat memahami hubungan antara teori dengan penerapannya dalam penelitian yang sesungguhnya.
Selain membahas konsep dasar, narasumber juga memberikan penjelasan mengenai pentingnya penggunaan metode statistik yang tepat dalam proses penelitian. Peserta diberikan pemahaman bahwa pemilihan metode analisis harus disesuaikan dengan tujuan penelitian, karakteristik data, serta rumusan hipotesis yang telah ditentukan sebelumnya. Dengan demikian, hasil analisis yang diperoleh tidak hanya memiliki nilai statistik, tetapi juga mampu memberikan kesimpulan yang valid dan dapat digunakan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan. Penjelasan tersebut semakin memperluas wawasan peserta mengenai peran statistika sebagai alat bantu dalam menyelesaikan berbagai permasalahan penelitian.
Informasi mengenai penyelenggaraan kegiatan Literasi Statistik Series 8 dipublikasikan melalui akun Instagram @titik_statistik dalam bentuk flyer yang memuat informasi mengenai tema kegiatan, jadwal pelaksanaan, narasumber, lokasi kegiatan, serta mekanisme pendaftaran peserta. Publikasi melalui media sosial dilakukan sebagai strategi untuk memperluas penyebaran informasi kepada mahasiswa Universitas Pamulang Kampus Kota Serang. Selain memudahkan penyampaian informasi, media sosial juga menjadi sarana yang efektif dalam meningkatkan minat mahasiswa untuk mengikuti kegiatan Literasi Statistik. Dengan adanya publikasi tersebut, informasi kegiatan dapat diterima secara cepat oleh mahasiswa dari berbagai program studi sehingga partisipasi peserta dapat terus meningkat pada setiap penyelenggaraan kegiatan.
Kegiatan Literasi Statistik Series 8 diikuti oleh 9 orang peserta yang berasal dari beberapa program studi di Universitas Pamulang Kampus Kota Serang, yaitu Program Studi S-1 Matematika, S-1 Sistem Komputer, S-1 Ilmu Pemerintahan, dan S-1 Manajemen. Keikutsertaan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu menunjukkan bahwa materi mengenai uji t satu sampel memiliki manfaat yang luas dan tidak terbatas pada bidang statistika saja. Hampir seluruh penelitian kuantitatif memerlukan proses analisis data sebagai dasar dalam menarik kesimpulan sehingga pemahaman mengenai metode statistik menjadi kompetensi yang penting bagi setiap mahasiswa. Selama kegiatan berlangsung, peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi dengan mengikuti seluruh rangkaian acara secara aktif, mendengarkan penjelasan narasumber, mengajukan pertanyaan, serta berdiskusi mengenai berbagai persoalan yang sering ditemui ketika melakukan analisis data penelitian.
Proses pembelajaran disampaikan melalui perpaduan antara penyampaian materi, sesi diskusi, tanya jawab, dan praktik langsung sehingga suasana belajar menjadi lebih interaktif. Mahasiswa diajak memahami bahwa uji t satu sampel merupakan metode statistik yang digunakan untuk mengetahui apakah rata-rata suatu sampel memiliki perbedaan yang signifikan terhadap suatu nilai tertentu yang telah ditetapkan sebelumnya. Narasumber menjelaskan setiap tahapan analisis secara rinci, mulai dari penyusunan hipotesis nol (Hβ) dan hipotesis alternatif (Hβ), penentuan tingkat signifikansi (alpha), pemeriksaan asumsi data, perhitungan nilai statistik t, hingga interpretasi hasil berdasarkan nilai signifikansi (p-value). Penjelasan tersebut disertai dengan ilustrasi dan contoh kasus sehingga peserta dapat memahami proses analisis secara bertahap dan tidak hanya menghafal konsep yang dipelajari.
Selama sesi diskusi, peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai pertanyaan mengenai penggunaan uji t satu sampel dalam penelitian yang sedang atau akan mereka lakukan. Narasumber memberikan penjelasan terhadap setiap pertanyaan secara rinci sehingga peserta memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai perbedaan antara uji t satu sampel dengan metode uji statistik lainnya, seperti uji t dua sampel independen maupun uji t berpasangan. Diskusi ini memberikan wawasan tambahan kepada peserta mengenai pentingnya memilih metode analisis yang sesuai dengan desain penelitian agar hasil yang diperoleh memiliki tingkat keakuratan yang tinggi.
Untuk memperkuat pemahaman peserta terhadap materi yang telah dipelajari, kegiatan dilanjutkan dengan sesi praktik menggunakan IBM SPSS Statistics. Dalam sesi ini peserta mempelajari langkah-langkah analisis secara langsung, mulai dari memasukkan data ke dalam perangkat lunak, menentukan test value, memilih menu One-Sample T Test, menjalankan proses analisis, hingga membaca dan menginterpretasikan output yang dihasilkan oleh SPSS. Narasumber mendampingi peserta selama proses praktik sehingga setiap peserta dapat memahami fungsi dari setiap tahapan analisis serta mampu mengatasi kendala yang muncul selama penggunaan perangkat lunak. Praktik secara langsung ini membantu peserta memahami bahwa penggunaan aplikasi statistik dapat mempermudah proses analisis sekaligus meminimalkan kesalahan dalam perhitungan manual.
Di akhir kegiatan, peserta memperoleh kesempatan untuk melakukan evaluasi terhadap hasil praktik yang telah dilakukan melalui pembahasan bersama. Narasumber menjelaskan cara menyusun kesimpulan berdasarkan hasil analisis yang diperoleh, sehingga peserta memahami bagaimana menyampaikan hasil uji statistik dalam bentuk laporan penelitian yang baik dan benar. Selain itu, peserta juga diberikan motivasi untuk terus mengembangkan kemampuan analisis statistik melalui latihan dan penerapan pada berbagai data penelitian yang dimiliki.
Secara keseluruhan, Literasi Statistik Series 8 memberikan pengalaman belajar yang sangat bermanfaat bagi seluruh peserta. Melalui kombinasi penyampaian materi, diskusi interaktif, studi kasus, dan praktik menggunakan IBM SPSS Statistics, peserta tidak hanya memahami teori mengenai uji t satu sampel, tetapi juga mampu menerapkan metode tersebut dalam proses analisis data secara mandiri. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam melakukan analisis statistik, memperkuat kualitas penelitian yang dilakukan, serta menumbuhkan budaya pengambilan keputusan yang didasarkan pada data yang akurat, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah. Dengan demikian, tujuan penyelenggaraan Literasi Statistik Series 8 sebagai sarana peningkatan kompetensi mahasiswa di bidang statistika dapat tercapai dengan baik.




